Android One, produk Google yang satu ini tengah melanglang buana dan gencar melakukan promo di berbagai Negara. Google yang tersohor dengan dunia aplikasi, kini telah mengepakkan sayap untuk membuat produk smartphone  dengan teknologi canggih, salah satunya adalah Android One. Sejak peluncurannya Google telah aktif mempromosikan produknya tersebut di beberapa Negara.

Myanmar adalah salah satu Negara yang menjadi tujuan pasar Android One untuk lebih berkibar. Negara tersebut menjadi Negara ke kedelapan yang menjadi sasaran program Android One tersebut. dengan menggandeng produsen ponsel lokal Cherry Mobile, Google memiliki ambisi besar untuk bisa memperluas akses internet serta ponse lAndroid murah di berbagai Negara dan salah satunya adalah Negara yang dikenal dengan sebutan Birma ini.

Program Android One diluncurkan pertama kali di India, yang kemudian menyisir pasar  Bangladesh, Nepal, Sri Lanka, Filiphina, Turki dan juga Indonesia. “Sebagian besar kita melakukan apapun dengan smartphone. Karena nyatanya, kita sudah terbiasa chat dengan teman, mengikuti berita, membuat video dan berfoto memakai smartphone. Demikian juga di Myanmar,” ungkap Google dalam blog resminya, Jumat (26/6/2015).

android one

Dalam kehadiran perdananya di Myanmar, mobileAndroid One akan dinamai Cherry Mobile One yang telah menggunakan OS AndroidLollipop. Google telah menjanjikan bahwa smartphone ini bakal memberikan pengalaman handset Android seutuhnya, mulai dari  Material Design UI, fitur penghemat baterai, performa dua kali lebih bagus, serta akses super speedke kontrol data.

Cherry Mobile One yang hadir di Myanmar nanti, akan meluncur dengan bekal mumpuni berupa prosesor quadcore 1,3GHz besutan MediaTek MT6582M yang telah mendapat dukungan RAM 1GB  serta memori internal 8GB.  Para konsumen juga bakal dimanjakan dengan layar capacitive 4,5 inchberesolusi 854 x 480 pixel.

Sedangkan bagi anda para pecintaselfie, anda bakal dimanjakan dengan keberadaan kamera utama 5 megapixel dan kamera depannya 2 megapixel. Produk ini bakal tersedia di Myanmar dimulai pada tanggal 26 Juni 2015 , dengan banderol harga Ks 109.000 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.