Ketika hendak menjual smartphone android maka hal pertama yang harus dilakukan adalah menghapus semua data yang ada di dalamnya. Baik itu berupa password, foto, buku telepon, dll. Cara paling ampuh untuk melakukan itu semua yaitu cukup dengan melakukan satu langkah mudah yaitu Factory Data Reset.<br><br>Dengan melakukan Factory Reset maka semua data yang ada di ponsel android akan hilang. Semua akan kembali ke pengaturan pabrik, sama ketika baru pertama kali menggunakan hp android tersebut. Ada beberapa cara untuk melakukan Factory Reset yaitu bisa dengan masuk ke menu pengaturan, atau bisa juga dengan Custom Recovery.<br><br>Namun ternyata semua data yang telah di factory reset masih bisa di restore. Baru-baru ini tim peneliti dari universitas cambridge berhasil mengembalikan data dari beberapa smartphone yang telah mengalami factory reset. Dan hampir semua data masih bisa kembali dengan utuh.<br><br>Smartphone android yang diuji berjumlah 21 sampel dengan merk dan tipe yang berbeda dari 5 vendor. Dengan OS Android mulai dari 2.2 Froyo hingga 4.3 Jelly Bean. Namun itu sudah cukup untuk mewakili hampir semua ponsel android dari seluruh belahan dunia.<br><br>Peneliti Cambridge Laurent Simon dan Ross Anderson memperkirakan bahwa “500 juta ponsel Android telah gagal untuk menghapus sepenuhnya semua data  pada saat factory reset. Dan masih ada  kemungkinan bahwa pemilik baru nantinya bisa memulihkan kembali semua data, kemudian mendapatkan akun login, password, kontak, e-mail, dll. Kemudian ada 630 juta ponsel yang gagal untuk menghapus bersih semua foto dan video”.<br><br>Sebelumnya tim forensik digital di perusahaan keamanan perangkat lunak Avast juga melakukan percobaan pada ponsel Android bekas. mereka membeli 20 smartphone yang digunakan di eBay, yang semuanya telah di Factory Reset.<br><br>Dari beberapa handphone android tersebut, tim Avast mampu mengekstrak lebih dari 40.000 foto (termasuk setidaknya 250 selfies telanjang), ratusan email dan pesan teks, aplikasi pinjaman (dengan semua data keuangan pribadi di dalamnya), serta identitas dari pemilik hp sebelumnya. Dan tim dari avast tidak perlu membuat sebuah alat forensik mewah untuk mendapatkan semua data tersebut. Cukup dengan berbakal tools-tools yang tersedia maka mereka sudah bisa mendapatkan semua informasi ini.<br><br>Tim peneliti dari Universitas Cambridge juga menemukan hal serupa. Dimana mereka mengklaim bahwa dapat mengembalikan 80% dari semua data yang telah di Factory Reset. Bahkan ketika telah melakukan restore, maka semua data seperti email, contact, dan lainnya akan otomatis tersinkronisasi setelah ponsel di reboot.<br><br>Bahkan semua data masih bisa di kembalikan meskipun ponsel telah dilindungi dengan enkripsi full-disk. Itu karena file yang menyimpan kunci dekripsi tidak terhapus selama proses factory reset. Sementara kuncinya adalah enkripsi itu sendiri dengan kriptografi salt dan PIN atau password dari pengguna.<br><br>Beberapa peneliti keamanan sangat menyayangkan bahwa tidak ada vendor yang membuat aplikasi untuk benar-benar menghapus semua data secara menyeluruh. Karena bekas data yang telah di factory reset memang masih tersimpan di penyimpanan flash storage. Yang sengaja disisihkan untuk menyelamatkan data jika tempat penyimpanan mengalami keausan.