Teknosional.Com – Baterai menjadi sebuah sumber tenaga portable masih terus dikembangkan dan diperbaharui dari segi teknologinya. Bahkan menurut penelitian, ada jenis jamur yang bisa membantu baterai menjadi lebih tahan lama.

Seperti yang dikabarkan oleh News discovery, Ilmuan yang berasal dari University of California telah menemukan sebuah fakta yang menjelaskan bahwa penggunaan jamur portobello untuk daya baterai agar bisa bertahan lama. Jamur Portobello yang memiliki Anoda Yan ini dikatakan bisa menggantikan grafit sintetik.

Grafit sintetik adalah sebuah bahan yang berfungsi untuk anoda. Grafit sintetik ini sendiri terdapat pada baterai yang beredar saat ini dan memiliki harga yang cukup mahal untuk biaya produksi baterai. Bukan hanya itu Bahan grafit pada baterai juga lebih cepat rusak dibandingkan yang menggunakan jamur. Namun dengan ditemukannya fakta mengenai Jamur Portobello itu, maka biaya produksi bisa dihemat sebanyak mungkin dan juga ramah lingkungan.

Menurut Wikipedia Anoda Yan atau lebih dikenal dengan nama Anode adalah elektrode, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anode mengalami oksidasi.

Bukan hanya ramah lingkungan, Dengan menggunakan jamur sebagai pengganti grafit sintetik, maka baterai memiliki daya tahan pemakaian yang lebih baik dibandingkan teknologi baterai sekarang. Dikatakan jamur memiliki porositas yang menciptakan lebih banyak ruang untuk transfer energi.

Mengapa demikian? Hal ini karena jamur memiliki kandungan garam kalium tinggi sehingga memiliki efisiensi dari waktu ke waktu untuk digunakan pada baterai. Dengan begitu daya tahan baterai akan semakin membaik setelah lama digunakan bukannya malah menurun seperti baterai kebanyakan.

Saat ini baterai dengan bahan dari Jamur Portobello tersebut masih dikembangkan dan terus diteliti untuk mengoptimalkan daya baterai. Melihat hal ini mungkin di masa depan, Semua ponsel tidak akan lagi mengganti baterai yang rusak dengan yang baru karena menggunakan teknologi baru ini.