Polemik Balon Google Project Loon Di Indonesia

proyek balon google project loon Seorang tokoh praktisi internet terkemuka di Indonesia Bapak Onno W Purbo sangat frustasi dan kecewa dengan kebijakan birokrasi pemerintah yang diterapkan terhadap proyek balon google yaitu yang disebut Project Loon. Didalam proyek googe itu pemerintah sangat antusias sekali bahkan menganjurkan operator seluler nasional untuk sama sama ikut proyek balon internet yang diprakarsai oleh google itu dan pemerintah dianggap sama sekali tidak peduli terhadap proyek besar serupa dengan balon google itu yang lahir dari rakyat. Proyek dari rakyat yang dimaksud adalah solusi untuk mengantarkan gelombang akses telekomunikasi seperti internet ke wilayah – wilayah terpencil.

OpenBTS Serupa Dengan Balon Google

proyek balon google project loon di Indonesia Proyek yang lahir dari rakyat yang cukup terkenal dengan sebutan Open Base Transceiver Station atau OpenBTS sudah berjalan cukup lama, di Papua OpenBTS sudah berjalan selama dua tahun lebih. OpenBTS sendiri dinilai dapat menjadi  alternatif BTS konvensional karena biaya yang dikeluarkan untuk membuat sebuah OpenBTS lebih murah.  Apabila sebuah BTS konvensional anggaran yang dikeluarkan dapat menghabiskan dana hinga Rp 1,5 miliar,  maka OpenBTS hanya membutuhkan dana Rp120 juta per jangkauan lima kilometer. Konsep OpenBTS sendiri sudah mencoba ditunjukkan kepada jajaran Dirjen dan Direktur di Kementerian Kominfo. Bahkan juga hal ini kembali sudah disampaikan juga kepada menteri yang berwenang, hasilnya juga  tidak mendapat tanggapan sama sekali. Beberapa pihak seperti Bpk Onno W Purbo merasa pemerintah tidak adil dalam memberikan kesempatan.  

Teknologi Balon Google langsung disanjung, OpenBTS ?

  Project Loon milik Google bisa bekerja sama menggunakan frekuensi tertentu yang dilindungi oleh kebijakan pemerintah, sedangkan  OpenBTS yang sudah berjalan dan bahkan didemokan kepada pemerintah cuman dijanjikan mendapat kesempatan yang sama, tidak digubris dan malah dianggap melanggar regulasi . Upaya OpenBTS sebagai penyediaan alternatif telekomunikasi di daerah terisolir, terhambat karena dilarang keras gunakan frekuensi 900 MHz oleh pemerintah Saat ini ada tiga operator selular Indonesia yang sepakat mendukung Project Loon dan sudah mengumumkan akan segera meminjamkan frekuensi 900 MHz untuk balon Google.